Tampilkan postingan dengan label ZAKIR NAIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ZAKIR NAIK. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 April 2017

BENAR-BENAR MENAKJUBKAN..!!! Zakir Naik: Saudara Terima Rp 10 Juta dari Saya Jika Bersyahadat? Mualaf: Tidak. Ternyata Ini......

BENAR-BENAR MENAKJUBKAN..!!! Zakir Naik: Saudara Terima Rp 10 Juta dari Saya Jika Bersyahadat? Mualaf: Tidak. Ternyata Ini......





Beberapa waktu lalu, Ade Armando, aktivis liberal menuduh Dr Zakir Naik. Dalam akun Facebook pribadi, Ade menulis bahwa Zakir Naik memberikan sejumlah uang kepada non-muslim yang bersedia bersyahadat di acara ceramah-ceramahnya.




"Zakir Naik diduga membayar Rp 10 juta setiap oranh yang bersedia masuk Islam," tulis Ade.



Tak hanya itu, Ade melampirkan link berita India TV. Zakir Naik dan lembaga Islamic Research Foundation (IRF) dituding secara ilegal mengislamkan sekitar 800 orang dengan memberikan uang dari dana luar negeri.



Fitnah Ade ini dijawab oleh Zakir Naik saat berceramah di stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/4/2017).


"Kedatangan saya hari ini untuk menjadikan hubungan kristen lebih dekat satu sama lain. Ada yang berpikir kedatangan saya adalah membangkitkan permusuhan, padahal kedatangan saya untuk membangkitkan perdamaian," kata Zakir Naik saat memberi sambutan.



Saat sesi dialog dengan para peserta non-muslim yang kemudian diantara mereka bersyahadat, Zakir Naik berkali-kali menyinggung fitnah tersebut.



"Apakah saudara bersyahadat atas keinginan sendiri?" tanya Zakir Naik kepada salah seorang peserta laki-laki non-muslim yang memutuskan masuk Islam.



"Ya," jawab peserta non-muslim tersebut.



"Apakah ada yang memaksa saudara untuk bersyahadat? Apakah saudara menerima uang Rp 10 juta dari saya jika saudara bersyahadat?" tanya Zakir Naik lagi.



"Tidak. Saya tidak mendapat bayaran apapun. Saya juga tidak dipaksa," jawab peserta non-muslim.



Setelah itu, ulama asal Mumbai India tersebut pun membimbing mengungkapkan dua kalimat syahadat.



Pertanyaan-pertanyaan tadi kembali diulang dan ditanyakan kepada peserta-peserta non-muslim lainnya yang ingin bersyahadat. 









sumber >> suarankri.net

LUAR BIASAAA...!!! Bertanya ke Dr Zakir Naik dengan Pertanyaan 'Menjebak', Mahasiswi ini Langsung Diam Tanpa Kata Setelah Tahu Jawabannya



LUAR BIASAAA...!!! Bertanya ke Dr Zakir Naik dengan Pertanyaan 'Menjebak', Mahasiswi ini Langsung Diam Tanpa Kata Setelah Tahu Jawabannya





Dr. Zakir Naik, pendakwah yang satu ini memang mempunyai perbedaan antara pendakwah-pendakwah lain. Layaknya ulama lain yang menyampaikan dakwah, di ujung acara dakwah Dr. Zakir Naik akan disertai dengan sebuah forum untuk diskusi, dimana di disitu hadir orang dari berbagai keyakinan.



Dan banyak tipe penanya dalam forum ceramah Dr Zakir Naik. Ada yang bertanya karena mencari kebenaran, ada yang bertanya karena masih ragu-ragu terhadap satu keyakinan, ada pula yang bertanya untuk menguji Dr Zakir Naik.



Bahkan ada yang bertanya dengan pertanyaan bersayap dan “menjebak”. Seperti dilansir dari tarbiyah.net, seorang mahasiswi psikologi ini memberikan pertanyaan yang menjebak. Berikut selengkapnya,



“Selamat malam Dr Zakir Naik, Aku Cha, mahasiswi Psikologi. Sebelumnya aku pernah menghadiri ceramahmu di UITM Shah Alam. Kuakui, aku sangat menikmati ceramahmu.

Baca juga : GEMPARR..!! Dituduh Pecah Belah Indonesia, Dengan Lantan Ini Jawaban Makjleb Zakir Naik

Namun ada pertanyaan tentang ceramahmu sebelumnya, kau mengatakan tentang persaudaraan universal. Pada salah satu sesi tanya jawab kau menyebut lebih Kristen dari orang Kristen. Yang aku tahu, orang menjadi Kristen karena dibaptis atau menerima Yesus sebagai juru selamat. Hanya dengan begitu seseorang menjadi Kristen. Jadi aku ingin tahu mengapa engkau menyebut dirimu lebih Kristen dari orang Kristen.”


Jawaban Dr. Zakir Naik,




“Pertanyaan Saudari ini sangat baik. Dia mendengar ceramahku di Shah Alam dan di sini. Dia mendengar bahwa aku lebih Kristen daripada orang Kristen sendiri. Jadi bagaimana mungkin aku menjadi Kristen jika tidak dibaptis dan tidak mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan.



Saudariku, kau mengutip ucapanku dengan benar tetapi tidak mengutip seluruh ucapanku. Sebelum mengatakan aku lebih Kristen dari orang Kristen, aku mengatakan satu pertanyaan. Jika Kristen artinya seseorang yang mengikuti ajaran Yesus, maka kami sebagai muslim lebih Kristen daripada orang Kristen sendiri.

Baca juga : HEBOOHH..!!! Pertanyaan Menggemparkan..!!! Siapa yang Menciptakan Allah? Begini Jawaban Yang Sempurna Dr. Zakir Naik, Membuat Umat Islam Bangga

Ada persyaratan sebelum mengucapkan hal tersebut. Jika Kristen artinya seorang yang percaya kepada ajaran Yesus, maka aku lebih Kristen daripada orang Kristen sendiri. Kemudian aku berkata bahwa Bibel mengatakan bahwa Yesus disunat pada hari kedelapan. Hampir semua Kristen tidak disunat, tapi semua muslim disunat.



Bibel mengatakan dalam kitab Efesus 5:18 “jangan minum alkohol”, dalam kitab Amsal 20:1 “jangan minum alkohol”. Secara keseluruhan umat muslim tidak minum alkohol tetapi umat Kristen meminum alkohol.



Bibel berkata dalam kitab Imamat 11:7-8 “jangan makan babi”. Dalam kitab Ulangan 14:8 “jangan makan babi”. Dalam kitab Yesaya 65:2-5 “jangan makan babi. Kami sebagai muslim tidak makan babi tetapi umat Kristen makan babi.




Bibel berkata agar wanita berhijab, harus menutupi rambutnya. Bibel berkata dalam kitab Ulangan 22:5, Timotius 2:9, Korintus 11:5-6 agar wanita berhijab. Wanita muslim secara keseluruhan berhijab, tapi wanita Kristen tidak menutupi kepala mereka.




Jadi jika Kristen artinya seseorang yang mengikuti ajaran Yesus, kami Muslim lebih Kristen daripada orang Kristen sendiri.”



Mendengar jawaban itu, mahasiswi Psikologi tersebut lantas menyela: “Tapi itulah poinku, kekristenan bukan berarti mengikuti ajaran Kristus karena Yesus dari Nazareth adalah seorang Yahudi. Dia terlahir sebagai Yahudi, dia hidup dalam aturan Yahudi dan mati sebagai orang Yahudi. Jadi jika kau mengikuti ajaran Yesus dari Nazareth, hal ini tidak membuatmu sebagai orang Kristen, ini akan membuatmu menjadi seorang Yahudi karena dia mengajarkanmu hukum Yahudi. Meski begitu, menerima Yesus dari Nazareth sebagai juru selamat pribadimu, dan hanya melaluinya kau dapat pergi ke surga, itulah yang membuatmu jadi orang Kristen.”



Dr. Zakir Naik melanjutkan,
“Oke saudari, tunjukkan satu ayat dalam Bibel yang mengatakan itu, bahwa menerima Yesus sebagai juru selamat akan membuatmu masuk surga. Berikan aku satu pernyataan tak ambigu dalam keseluruhan Bibel di mana Yesus sendiri berkata bahwa “Akulah Tuhan” atau di mana ia berkata “Sembahlah aku” aku akan masuk Kristen hari ini juga. Apa yang kau bicarakan adalah ajaran gereja, bukan ajaran Bibel.”



“Saudari, jika kau ingin memahami agama, bacalah kitabnya, jangan lihat para pengikut agama itu. Jangan lihat pengikutnya. Aku beritahu jika kau ingin memahami Islam jangan lihat pada muslim, bacalah kitabnya (Al Quran) dan hadits shahih dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Jika aku ingin memahami kekristenan, aku tidak akan melihat gereja. Siapakah gereja? Gereja bukanlah penjaga dari Bibel.”



“Gereja adalah yang membuat Kristen, jika bukan karena gereja tidak akan ada Kristen” jawab mahasiswi tersebut.



“Karenanya aku beritahu kau, jangan ikuti gereja, ikuti Yesus”



“Jika tidak ada gereja, kau tidak akan tahu Yesus Kristus. Jadi agar mengenal Kristus, kau harus mengenali gereja”



“Saudari, untuk mengetahui kekristenan, kau harus membaca Bibel bukan gereja. Kau tahu ada berapa sekte gereja di luar sana? Saudari, dari sekte gereja mana kau berasal? Di zaman sekarang ada lebih dari 2.000 sekte gereja Kristen. Ada 2.000 pemahaman Kristen yang berbeda. Apakah kau tahu itu? Baptis, Advent Hari Ketujuh, Saksi Jehova, dari gereja manakah kau berasal? Ada 2.000 jenis gereja. Apakah kau tahu itu?”




“Ya aku tahu” jawab singkat gadis itu.




“Jadi kau ingin menyampaikan 2.000 jenis pemahaman Kristen yang berbeda-beda di sini? Itulah alasanya Saudari, jika kau ingin memahami kekristenan, bacalah Bibel. Jika kau ingin tahu ajaran Yesus, jangan pergi ke gereja, pergilah ke Bibel. Tidak ada satu pun pernyataan yang tidak ambigu dalam keseluruhan Bibel di mana Yesus Kristus sendiri berkata “Akulah Tuhan” atau menyatakan “Sembahlah aku”
.



Jadi jika kau percaya Yesus Kristus sebagai otoritas tertinggi di mana aku menganggapnya seorang Nabi. Seorang Nabi jauh lebih unggul daripada gereja. Tidak ada satu pun pernyataan yang tak ambigu dalam Bibel di mana Yesus sendiri berkata “Akulah Tuhan” dan “Sembahlah aku””



Mendapatkan penjelasan panjang lebar dari Dr Zakir Naik, mahasiswi tersebut akhirnya terdiam tanpa kata dan ketika Dr Zakir Naik mengakhiri kalimatnya, terdengar aplaus meriah dari ribuan orang di ruangan itu. 


sumber >> suarankri.net

Minggu, 09 April 2017

GEMPARR..!! Dituduh Pecah Belah Indonesia, Dengan Lantan Ini Jawaban Makjleb Zakir Naik



GEMPARR..!! Dituduh Pecah Belah Indonesia, Dengan Lantan Ini Jawaban Makjleb Zakir Naik




Dr Zakir Naik membantah tudingan sebagian pihak ceramahnya memecah belah. Ia menyebut yang dilakukannya justru mengajarkan yang terlupa.



Dalam ceramah umum bertema Kesamaan Islam dengan Kristen di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Sabtu (8/4) malam, Zakir Naik menjelaskan, ceramahnya kali ini di Bekasi untuk menyampaikan persamaan Islam dan Kristen yang tidak diajarkan belakangan ini. Tujuannya adalah untuk mendekatkan Islam dengan Kristen.



Ia tahu, ada yang berpikir ceramahnya kemana-mana untuk memecah belah. Padahal bukan itu tujuan Zakir Naik. ”Tugas saya adalah menyatukan atas nama kemanusiaan. Mengajarkan apa yang terlupa. Agama harus diajarkan,” kata Zakir.



Kalau mau belajar Kristen, ia menyarankan untuk membaca Injil bukan melihat pemeluknya. Pun sebaliknya terhadap Islam. Belajar Islam dengan membaca Alquran, bukan melihat pemeluknya.



Yang ia lakukan adalah mencoba menghilangkan miskonsepsi Islam dan Kristen. Ia mencoba mengajak semua untuk lebih dekat dengan skrip asli kedua agama.



Islam berasal mata dari salaam yang berarti damai dan aslam yang berarti berserah kepada Allah. Mereka yang berserah pada Allah disebut Muslim.



Sementara kata Kristen, hanya ada dalam satu versi kitab yakni Book of Acts dimana Isa AS (Yesus) menyebut satu kelompok kecil pengikutnya sebagai Kristian. Maka Kristian adalah pengikut Isa AS.



Banyak yang menyebut Islam agama baru yang dibentuk Muhammad 1.400 tahun lalu. Faktanya, Islam adalah agama yang ada sejak peradaban manusia bermula dan Muhammad adalah nabi terakhir.



Allah SWT mengirimkan nabi untuk setiap bangsa, 25 nama nabi dan rasul yang disebut Alquran. Bukan Muslim bila tak percaya Isa AS. ”Seorang Muslim harus percaya Isa lahir tanpa intervensi manusia, percaya ia menghidupkan orang mati. Banyak kesamaan Islam dengan Kristen,” kata Zakir.



Ada 124 ribu nabi yang Allah turunkan meski hanya 25 yang disebut dalam Alquran. Para nabi dikirim untuk periode waktu dan kaum tertentu. Isa dikirim untuk Bani Israil, hanya untuk keturunan Yahudi. Rasulullah dikirim untuk semua manusia dan selamanya sampai akhir dunia.


Sumber >> suarankri.net

Senin, 03 April 2017

HEBOOHH..!!! Pertanyaan Menggemparkan..!!! Siapa yang Menciptakan Allah? Begini Jawaban Yang Sempurna Dr. Zakir Naik, Membuat Umat Islam Bangga

HEBOOHH..!!! Pertanyaan Menggemparkan..!!!  Siapa yang Menciptakan Allah? Begini Jawaban Yang Sempurna Dr. Zakir Naik, Membuat Umat Islam Bangga




Namanya Tiodor Sianturi. Ia seorang Mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Bandung. Rasa ingin tahunya membuat ia hadir di acara Safari Dakwah Zakir Naik di Aula Gymnasium UPI Bandung, Ahad (2/4/2017).

Saat sesi pertanyaan dibuka gadis non Muslim ini menjadi salah satu penanya di antara para non muslim yang hadir saat itu.


“Tadi kata bapak. Allah itu tidak dilahirkan dan melahirkan. Jadi siapa yang menciptakan Allah?” tanya gadis yang akrab disapa Tio ini kepada Zakir Naik.

Dr. Zakir Naik menjawab pertanyaan gadis tersebut dengan memberikan analogi berupa pertanyaan.

“Saya akan memberi kamu pertanyaan agar memahami konsep ini. Saya punya teman bernama Tom, Tom memiliki saudara bernama Jhon. Jhon melahirkan seorang anak. Apa jenis kelamin anaknya?”

Mendengar pertanyaan tersebut, Tio sempat bingung. Dia tidak tahu jawabannya. Akan tetapi saat diminta menebak, dia mengatakan anaknya perempuan.

“Kenapa tidak laki-laki,” tanya Zakir Naik.

“Karena di pikiran saya wanita,” katanya.

Zakir Naik lalu mengulangi pertanyaannya. Dia menyampaikan dengan hati-hati agar Tio bisa memahami maksud pertanyaannya.

“Oh. Sory, sory, sory,” seru Tio karena baru paham pertanyaan Zakir Naik.

Mendengar respon Tio, Zakir Naik pun menimpali dengan pernyataan sama diikuti oleh tepukan tangan penonton.

“Lalu apa jawabannya, laki-laki atau perempuan?” tanya Zakir Naik kepada Tio.

“Saya tidak bisa jawab,” katanya.

“Kenapa?” timpal Zakir Naik

“Karena laki-laki tidak melahirkan,” kata Tio.

“Betul sekali,” seru Cendikiawan Muslim Itu.

Zakir Naik menjelaskan, sorang laki-laki tidak dapat melahirkan seorang anak. Ketika ada pertanyaan jenis kelamin apa yang dilahirkan oleh Jhon, maka pernyataan itu tidak logis.

“Sama halnya dengan pertanyaan Anda tadi. Allah tidak melahirkan dan dilahirkan. Maka pertanyaan siapa yang menciptakan Allah menjadi tidak logis,” jawab Dr. Zakir Naik.

Jadi, kata Dr. Zakir, secara definisi Allah SWT tidak diciptakan, ketika ada yang menciptakan Allah, maka yang diciptakan tersebut bukan Allah.

“Oke, saya sangat mengerti penjelasan bapak,” kata Tio diiringi tepuk tangan peserta ceramah




sumber >> suarankri.net

BIKIN HEBOH..!! Pendukung Ahok ini Sebut Zakir Naik Tak Paham Konteks Saat Bicara Surat Al Maidah

BIKIN HEBOH..!! Pendukung Ahok ini Sebut Zakir Naik Tak Paham Konteks Saat Bicara Surat Al Maidah




Pengamat politik yang juga pendukung Ahok, Boni Hargens menilai, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memberikan informasi tak benar kepada Zakir Naik soal kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Hal tersebut, menurut Boni, dilihat dari pembicaraan terkait Surat Al Maidah ayat 51 yang diucapkan oleh Zakir Naik.

‎”Otomatis. Tentu saja dia diberi input yang nggak bener, sehingga dia melontarkan pernyataan seperti itu. Makanya saya bilang ini, Zakir Naik kayaknya dijebak deh untuk terlibat dalam orang yang melawan Ahok,” kata Boni kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (1/4/2017).

Boni menambahkan, ‎mubaligh asal India itu tak paham benar bagaimana kronologis dan dinamika yang terjadi dalam kasus ini.

“Saya yakin Zakir Naik mungkin tidak terlalu paham soal kasus Al Maidah ini. Dia bilang harus ditegakkan, ya semua ayat kitab suci harus ditegakkan dalam penerapannya. Tapi konteksnya benar nggak ada penistaan? Ini kan simpang siur di antara ahli agama,” tutur dia.


Boni sendiri yakin, Ahok akan bebas dalam tuduhan kasus dugaan penistaan agama yang menjeratnya, lantaran Cagub DKI incumbent itu hanya membela diri dari sejumlah serangan politik atas nama agama yang menyerangnya.

“Makanya Presiden Jokowi bilang harus dipisahkan antara politik dan agama, maksudnya ke sana (kasus Ahok). Dan ini Zakir Naik mengomentari sesuatu yang dia nggak paham‎,” tutup Boni.

Seperti diketahui, dalam sejumlah ceramahnya, Zakir Naik selalu meminta agar kaum muslimin mementingkan Al Maidah Ayat 51. Bahkan, dia menganjurkan lebih baik memilih pemimpin beragama Islam daripada tidak.

Zakir Naik sendiri akan melakukan safari Dakwah ke sejumlah titik salah satunya di Bekasi.



sumber >> posmetro.info

Minggu, 02 April 2017

MENGGEMPARKAN..!!! INDONESIA MAYORITAS MUSLIM, TAPI TV NASIONALNYA TAKUT SIARKAN CERAMAH ZAKIR NAIK, INI ALASANNYA...

MENGGEMPARKAN..!!! INDONESIA MAYORITAS MUSLIM, TAPI TV NASIONALNYA TAKUT SIARKAN CERAMAH ZAKIR NAIK, INI ALASANNYA...



Ceramah Zakir Naik yang tidak disiarkan televisi nasional di Indonesia memang mengundang tanda tanya.  Padahal, ustad yang punya jutaan penggemar di Indonesia ini bisa mendatangkan rating tinggi.


 Apakah televisi di negeri mayoritas Muslim ini takut dituduh teroris?

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis dalam perbincangan, Jumat (31/3/2017) sudah mewanti-wanti.

Cholil mengatakan ada hal yang harus diperhatikan mengingat Zakir Naik memiliki spesialisasi dalam perbandingan agama. Ia ingin, saat tur dakwah nanti, Zakir Naik tetap memperhatikan kekhasan Islam yang ada di Indonesia.

"Diharapkan ceramahnya juga nanti dalam membicarakan agama lain harus hati-hati. Agar orang awam perlu hati-hati agar tidak salah paham. Jangan sampai nanti malah menyebarkan pesan membenci atau menistakan agama lain," tuturnya seperti dikutip dari detik.com.

Faktanya dalam setiap ceramah, Zakir Naik mengemukakan logika sederhana yang bisa diterima siapa saja ditambah dengan dalil Alquran dan Alkitab. Bagian mana yang menyebarkan kebencian dan menista agama? Jikalau Zakir Naik memang seperti itu, mengapa banyak non muslim yang akhirnya masuk Islam setelah mendengarkannya?

Bahkan sebelumnya, tersiar kabar bahwa Zakir Naik ditolak di beberap negara, bahkan di Malaysia. Tapi ternyata, hanya segelintir orang di Malaysia yang menolaknya. Mirisnya, orang-orang tersebut mengatasnamakan toleransi beragama.

Jika kita melihat isi ceramah Zakir Naik dan menarik benang lurus dari perlakuan dunia terhadap Muslim, maka bisa dipastikan televisi nasional tidak menyiarkan Zakir Naik karena takut dianggap TERORIS, PENYEBAR KEBENCIAN dan PENISTA AGAMA.

Sedihnya, stereotip itu bahkan sudah tertanam disebagian pikiran Muslim di Indonesia (seperti yang terlihat dari salah satu penanya saat Zakir Naik ceramah di Bandung).

Beginilah nasib sang mayoritas yang mulai tertindas.


sumber >> http://www.rakyatsumatera.com


SUBHANALLAH ..!! Gema Takbir dan Applause Membahana, Saat Perempuan Budha ini Ucapkan Syahadat di Acara Zakir Naik Bandung




Alhamdulillah, gema takbir dan applause membahana saat perempuan beragama Budha ini mengucapkan syahadat dengan dipandu langsung oleh Dr Zakir Naik, dalam acara Zakir Naik Visit to Indonesia di Bandung.


Berikut videonya:




sumber >> suarankri.net

ALLAHUAKBAR..!!! ''Tangis haru iringi mahasiswi Non Muslim yang masuk islam dalam acara live safari dakwah DR Zakir Naik di UPI Indonesia''



Lagi, mahasiswi masuk islam dalam acara live safari dakwah DR Zakir Naik di UPI Indonesia


Subhanallah ''Tangis haru iringi mahasiswi Non Muslim yang masuk islam dalam acara live safari dakwah DR Zakir Naik di UPI Indonesia''




Berikut videonya:















sumber >> suarankri.net